ALAMAT

Jl. Raya Barat No. 69 Bangunrejo, Kecamatan Bangunrejo, Kabupaten Lampung Tengah Kode Pos 34173 Telp. (0729)7375067

Kamis, 23 Februari 2012

Simulasi Ujian Nasional


SMK PELITA BANGUNREJO LAMPUNG TENGAH



Dalam menghadapi ujian nasional dan ujian sekolah TP 2011/2012 SMK Pelita Bangunrejo Lampung Tengah mengadakan simulasi ujian nasional untuk siswa siswi kelas XII dari semua program keahlian. Tujuan  simulasi ujian nasional adalah untuk melatih dan mempersiapkan dalam menghadapi Ujian Nasional dan ujian sekolah yang sesungguhnya agar siswa siswi dapat berhasil sesuai dengan yang diharapkan

















Rabu, 22 Februari 2012

Sosialisasi ujian nasional dan ujian sekolah TP. 2011/2012

Pada hari rabu tanggal 22 februari 2012 bertempat di aula SMK Pelita Bangunrejo Lampung Tengah diadakan sosialisasi ujian nasional dan ujian sekolah TP. 2011/2012. Dalam acara tersebut SMK PELITA BANGUNREJO Lampung tengah mengundang para wali murid kelas XII dimana putra dan putrinya yang akan mengikuti ujian nasional dan ujian sekolah pada TP. 2011/2012 untuk bersama sama mendapat penjelasan dari Kepala SMK Pelita Bangunrejo Lampung Tengah betapa pentingnya dukungan dari para wali murid dan masyarakat agar anak didiknya bisa berhasil dalam mengikuti ujian tersebut.
Dalam acara tersebut para wali murid dengan sangat antusias mendengarkan penjelasan dari kepala sekolah. Sedangankan jadwal ujian nasional dan ujian sekolah akan dimulai pada tanggal 1 maret 2012 dengan diawali ujian sekolah yaitu ujian kompetensi dari masing masing program, yaitu program akuntansi, program perkantoran dan program pemasaran .


Sabtu, 04 Februari 2012

Praktek Kerja Industri (Prakerin) SMK PELITA BANGUNREJO TP.2011/2012

Dalam rangka Pelaksanaan Praktek Kerja Industri tahun pelajaran 2011/2012 yang akan dilaksanakan pada tanggal 06 februari 2012 sampai dengan 07 mei 2012, maka pada hari sabtu tanggal 04 februari 2012 dilaksanakan upacara pelepasan yang diadakan dihalaman SMK PELITA BANGUNREJO LAMPUNG TENGAH dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan PELITA Bangunrejo Lampung Tengah serta secara simbolis memasang atribut serta memberikan buku pedoman kerja siswa, pada upacara tersebut diikuti oleh seluruh siswa SMK PELITA BANGUNREJO LAMPUNG TENGAH serta semua dewan guru, prakerin pada tahun pelajaran ini diikuti seluruh siswa kelas XI baik itu dari program keahlian akuntansi, perkantoran dan pemasaran dengan ditempatkan di berbagai tempat dunia kerja baik itu diperkantoran pemerintah, swasta dan dunia usaha seperti koperasi dan pabrik pabrik. Untuk kelancaran dalam pelaksanaan prakerin tersebut telah dibentuk kepanitiaan, adapun susunan panitia prakerin SMK PELITA BANGUNREJO LAMPUNG TP. 2011/2012 adalah sebagai berikut :

Pelindung/penasehat : Hi. Toto Eko Rinarno Jabatan Ketua Yayasan
Penanggung Jawab : Hi. Subadrun S Pd I jabatan Kepala Sekolah
Ketua : Drs. Suwardi
Sekretaris : Listri S Kom.
Bendahara : K. Resminingsing, Bsc
Perlengkapan: Muji Widodo, Sukidi, Ervina, Diana Vici Sariningrum Spd, dibantu oleh Jumadi dan Suwito.

Sedangkan guru pembimbing siwa ditempat prakerin adalah sebagai berikut :
1. Drs. Hi. Suhariyono pembimbing di BMT, KUA, & PT KALIREJO LESTARI
2. Sukidjo MS pembimbing di UPTD Bangunrejo
3. Drs. Siswantoro pembimbing di SD N 1 dan BRI Unit Bangunrejo
4. Joko Purnomo SE pembimbing di Kantor Camat Bangunrejo
5. Lucia Sri Sulastri SPd pembimbing di Pos Kalirejo dan Yamaha
6. Dra Mintarsih pembimbing di Puskesmas Bangunrejo
7. Drs Suwari pembimbing di UU Bekri dan Kopkar Bekri
8. Drs Suwarjo Hartoyo pembimbing di Kantor Camat Kalirejo
9. Drs Joko Susilo pembimbing di Pos dan BRI unit Haduyang Ratu
10. E. Lilis Setyowati SPd pembimbing di Pos Bangunrejo
11. Sunaningsih SPd pembimbing di Jaffa comfed dan SMP N 2
12. Nuryasin SPd. pembimbing di Puskesmas Kalirejo
13. Tri Lestari Ida SPd pembimbing di KUA Bangunrejo
14. Winartiningsih SAg pembimbing di BMT Poncwarno
15. Maryulin SE pembimbing di Puskesmas Sukanegara
16. Haryono SPd. pembimbing di UPTD Kalirejo
17. Lisa Meiri Yani SSi Pembimbing di Puskesmas Sukoharjo
18. Sumito SPd pembimbing di SMP N 2 Bangunrejo

Rabu, 14 Desember 2011

Pemimpin Seperti Apa Anda ?


Ada seorang pemilik kuda yang memiliki 10 ekor kuda. Tugas-tugas kuda-kuda tersebut adalah membantu si pemilik mengangkut karung-karung hasil pertaniannya pergi ke pasar yang berjarak 70 km dari tanah pertanian. Setiap hari setiap kuda harus mengangkut 50 kg beban di atas punggungnya dan berjalan menempuh jarak 70 km tersebut.



Untuk memastikan kuda-kuda tersebut mampu mengangkut beban sebanyak 50 kg, si pemilik kuda harus merawat setiap kuda dengan baik. Ia harus memastikan kuda sudah mendapatkan makanan terbaik, vitamin yang tepat. Secara berkala tiap kuda harus dimandikan, diberi kesempatan untuk bermain-main. Di waktu-waktu tertentu, si kuda akan diajak berkomunikasi & dibelai-belai. Dan yang tidak kalah pentingnya, kuda-kuda ini juga harus dilatih agar mampu mengerjakan tugas-tugasnya dengan baik.

Apa tujuan si pemilik kuda merawat kuda-kuda sedemikian rincinya? Kenapa ia harus tekun menjalankan proses merawat kudanya setiap hari? Padahal ia bisa saja hanya memberi makan dan menggunakan kuda-kuda itu sebagai pengangkut karung setiap harinya.

Jawabannya sudah jelas, bila si kuda sehat dan terampil, maka si kuda bisa mengangkut beban kerja dari si pemilik. Bila si kuda sakit-sakitan, maka si pemilik harus mengangkut sendiri si kuda. Dan si pemilik sekarang berubah fungsi menjadi kuda !

Ilustrasi di atas identik dengan situasi nyata kerja di dalam perusahaan. Misalnya, seorang Sales Supervisor yang dibebankan target menjual sebesar Rp. 500 juta perbulan dan dipercayakan untuk memiliki 10 orang salesman ( anak buah ). Apabila dibagi rata, maka beban seorang salesman menjadi Rp.50 juta perbulan. Bila diibaratkan para salesman adalah kuda ( untuk mempermudah penjelasan saja ), maka setiap kuda akan menanggung beban Rp.50 juta.

Apa yang menjadi tugas seorang Sales Supervisor agar supaya setiap salesman bisa berhasil mencapai Rp.50 juta setiap bulan? Seperti si pemilik kuda dalam ilustrasi diatas, Sales Supervisor seharusnya mengembangkan, memberdayakan, komunikasi, melatih dan memotivasi para salesmannya. Apa akibatnya bila Sales Supervisor tidak lakukan hal tersebut? Maka dia harus terjun ke lapangan untuk jualan, untuk menutupi kekurangan dari para salesmannya. Berarti si Sales Supervisor akan mengambil alih beban salesmannya.


Dengan kata lain si Sales Supervisor berfungsi menjadi "kuda", dan dia disebut sebagai pemimpin "cap kuda". Fungsi Sales Supervisor seharusnya sebagai pengelola kuda, bukan menjadi kudanya. Situasi seperti ini sering dijumpai di dunia kerja yang nyata, banyak pemimpin yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya seorang pemimpin.

Mengapa banyak Leader yang tidak mau mengembangkan anak buahnya? Mengapa banyak Leader yang lebih senang mengambil beban kerja anak buahnya ketimbang disuruh melatih dan memotivasi bawahannya? Mengapa banyak Leader yang berfungsi sebagai "kuda" dan bukannya jadi "pengelola kuda" yang baik? Ada beberapa alasan yaitu :

a. Paradigma "Kalau anak buah saya pintar, nanti posisi saya terancam"
"Kalau saya didik mereka, mereka jadi pintar, dan nanti saya disaingi oleh mereka, bahkan bisa saja terjadi mereka nanti yang dipromosi. Dengan kata lain, dari pada mereka jadi pintar nantinya, lebih baik saya lakukan "proses pembodohan" pada mereka."

Ini adalah paradigma feodal, paradigma yang lebih suka melihat orang lain "tetap bodoh". "Dari pada saya tersaingi, lebih saya baik saya jadi kuda saja" adalah pola pikir yang sempit. Pola pikir seperti inilah dan kualitas "kuda" lah yang membuat karirnya tidak pernah akan naik.

"Kan, yang penting targetnya tercapai." Kilah seperti ini tidak salah, target memang tercapai, tetapi siapa yang melakukan? Si pengelola kuda atau kuda-kudanya? Seorang pemimpin yang berhasil, adalah seorang pemimpin yang bisa membuat para anak buahnya menjadi terampil dalam melaksanakan tugasnya.

b. Pemimpin Model Rambo
Ciri-ciri pemimpin model Rambo adalah :
# Ingin mengerjakan segala sesuatu sendirian.
# Memiliki kepuasan yang tinggi bila bisa melakukan semuanya sendiri dengan sempurna.
# Tidak mudah percaya kepada orang lain.
# Tidak mau menanggung resiko kalau hail pekerjaan anak buahnya tidak memuaskan. ( Ini adalah tipe pemimpin yang "mereknya memang "Leader", tapi kualitasnya adalah kualitas kuda ­ kualitas seorang pelaksana )
# Tidak mudah menerima sudut pandang orang lain

Seorang pemimpin Rambo adalah seorang Leader yang tidak mau membimbing "kuda-kudanya", karena faktor-faktor diatas. Ia cenderung menjadi seorang single fighter, walaupun perusahaan sudah mempercayakan "kuda-kuda" dalam team nya. Tipe pemimpin seperti ini adalah tipe pemimpin yang sulit untuk bekerja dalam team.

c. Pemimpin Model Kurir
Gaya kepemimpinan kurir adalah gaya memimpin dengan meneruskan sebuah tugas yang didapatkan kepada bawahannya tanpa menganalisa kemampuan anak buahnya tersebut.

Contohnya, seorang General Manager berikan tugas kepada Manager. Manager mendelegasikan tugas tersebut kepada Supervisor tanpa mengetahui kemampuan dan kesulitan yang mungkin dimiliki Supervisor. Supervisor,mengikuti teladan si Manager, meneruskan tugas tersebut kepada anak buahnya dengan cara yang sama, yaitu tanpa analisa lebih dahulu tentang kemampuan anak buahnya.

Karena bawahan tidak mengerti & tidak mampu, maka tugas tersebut didelegasi ulang ke si Supervisor. Supervisor juga tidak mampu melanjutkan tugas tersebut, dan akhirnya dimuntahkan kembali kepada Manager. Dan karena Manager merasa harus bertanggung jawab, akhirnya dia harus turun langsung mengerjakan perkerjaan yang sebenarnya bisa dikerjakan pekerjanya. Siklus ini terjadi terus menerus dan berulang terus menerus. Ternyata Manager lebih suka bersusah payah mengerjakan pekerjaan orang lain dan menjalankan fungsi kepemimpinan hanya sebatas kurir.

d. "Work Hard Only" vs "Work Hard + Work Smart"
Penjelasan dan contoh-contoh diatas merupakan bukti-bukti yang jelas bahwa banyak pemimpin yang lebih senang kerja keras saja, yaitu lebih senang memposisikan diri jadi kuda serta mengerjakan tugas-tugas yang tidak sanggup diselesaikan oleh bawahannya.

Pemimpin yang cerdas tidak pernah akan mau menjadi "kuda", karena kelasnya mereka adalah Leader, "Si Pengelola Kuda-Kuda". Pemimpin yang cerdas tahu persis bahwa tugas mereka adalah mengembangkan dan memberdayakan anggota team sedemikian rupa agar mereka sanggup melaksanakan porsi tugas mereka secara mandiri.

Pemimpin yang cerdas akan memfokuskan dirinya menjalankan fungsi-fungsi Leadership - Management - Communication terhadap seluruh anggota teamnya. Tujuannya adalah apabila anggotanya sehat dan terampil, maka beban serta target si pemimpin akan sanggup dijalankan oleh para anggota teamnya.

Pemimpin yang cerdas akan fokus pada hal-hal yang strategik untuk membangun masa depan untuk teamnya, dan membuka jalan bagi anggota teamnya untuk berjalan ke tujuan. Hal ini baru bisa dilaksanakan apabila tugas-tugas dan beban-beban yang menjadi porsi bawahannya bisa ditanggung oleh mereka dengan efektif.

Apabila Anda ingin didukung oleh anak buah Anda, dukung mereka terlebih dahulu. Bila Anda ingin dibantu oleh anak buah, bantu mereka dulu. Prinsip didalam kepemimpinan adalah "Perlakukan orang lain, sebagaimana saya ingin diperlakukan"


Sumber Attin Tour Group

Kamis, 24 November 2011

KUNJUNGAN INDUSTRI

Sebagai salah wujud pelaksanaan kurikulum siswa siswi diprogramkan untuk kunjungan industri, SMK Pelita Bangunrejo Lampung Tengah melaksanakan kunjungan industri pada tahun ini mengunjungi dua perusahaan yaitu ke PT COCA COLA Cabang Lampung dan ke PT Indoffod Sukses Makmur cabang Lampung berikut gambar kegiatan kunjungan industri tersebut

Sebagian pembimbing Bapak bapak guru yang sedang mengikuti siswa bimbingannya










Rabu, 16 November 2011

PENGUMUMAN CALON PESERTA SERTIFIKASI GURU 2012

Yang ditunggu tunggu oleh bapak ibu guru yang sudah mendaftar sertifikasi guru untuk calon peserta sertifikasi guru 2012 sudah diumumkan oleh pemerintah, sedangkan yang belum terdaftar namanya dalam pengumuman calon perserta sertifikasi 2012 silahkan mengkonfirmasi  ke dinas penidikan kota/kabupaten dimana bapak dan ibu guru tinggal. untuk mengetahui nama nama calon perserta sertifikasi guru 2012 silahkan klik http://www.sergur.pusbangprodik.org

KEGIATAN PEMBINAAN OSIS DAN BAHAYA NARKOBA

Dalam kegiatan pembinaan osis di SMK PELITA BANGUNREJO selain dilaksanakan oleh dewan guru juga bekerja sama dengan pihak Kepolisian setempat. Dari pihak Kepolisian memberikan penyuluhan tentang betapa besar bahaya dari penggunaan obat obat terlarang (narkoba) berikut kegiatan gambar gambar dalam penyuluhan tersebut

  1. Bapak Kepala Sekolah Subadrun SPd i sedang memberikan pengarahannya


Pembinaan dari Polsek Bangunrejo Lampung Tengah




Tim Dewan guru sedang memberikan penyuluhannya

 

Siswa siswi dengan seksama mengikuti penyuluhan tersebut


by Drs Suwari